Selasa,13-12-2011
Apakah ANARKIS adalah pembuat kerusuhan,kekerasan,atau perusakan?
Saya yakin dengan pertanyaan ini,kebanyakan orang akan menjawab "Ya",jika memang benar mayoritas masyarakat kita menjawab "ya" saya tidak akan heran,karna mungkin masyarkat kita belum sepenuhnya memahami arti dari Anarkis, dan tidak mau peduli dengan apa itu anarkis,yang mereka tau adalah anarkis itu adalah kerusuhan,kekerasa, dan perusakan atau salah satu dari kata itu. Ini disebabkan oleh pemberitaan yang dilakukan oleh media-media informasi dan oleh seorang figur masyarakat, yang menyatakan bahwa tindakan kerusuhan,kekerasan, dan perusakan itu adalah Anarkis.Kita lihat contoh ini :
Contoh 1

Contoh 2.

Dengan contoh ini kita bisa menggabarkan,betapa menakutkannya arti ANARKIS.seolah-olah anarkis adalah tindakan yang akan menghancurkan.jika kita lihat dari arti yang sebenarnya,Anarki memiliki arti sebaliknya.kita lihat beberapa kutipan dari wikiepedia yang bisa di percaya keabsahannya mengenai anarkis
"Anarkisme bukan Bom, ketidakteraturan atau kekacauan. Bukan perampokan dan pembunuhan. Bukan pula sebuah perang di antara yang sedikit melawan semua. Bukan berarti kembali kekehidupan barbarisme atau kondisi yang liar dari manusia. Anarkisme adalah kebalikan dari itu semua. Anarkisme berarti bahwa anda harus bebas. Bahwa tidak ada seorangpun boleh memperbudak anda, menjadi majikan anda, merampok anda, ataupun memaksa anda. Itu berarti bahwa anda harus bebas untuk melakukan apa yang anda mau, memiliki kesempatan untuk memilih jenis kehidupan yang anda mau serta hidup di dalamnya tanpa ada yang mengganggu, memiliki persamaan hak, serta hidup dalam perdamaian dan harmoni seperti saudara. Berarti tidak boleh ada perang, kekerasan, monopoli, kemiskinan, penindasan, serta menikmati kesempatan hidup bersama-sama dalam kesetaraan."
Alexander Berkman
Kutipan Kedua:
Akibat logis sikap anarki di atas, maka ia menentang tujuh isme dan kondisi yang merecoki cita-citanya, sebagai berikut.
- melawan kapitalisme – biang diskriminasi ekonomis ialah selalu berujung pada privilese lapisan atas. Kaum anarkis, sebagai bagian sirkuit masyarakat lapisan bawah, yakin bisa melakukan banyak hal secara independen.
- melawan rasisme. Kaum anarkis menandaskan semua bangsa, ras, warna kulit, dan golongan adalah sederajat.
- melawan sexisme. Kaum anarkis menganggap semua jenis seks: wanita, pria, dan bahkah di luar dua jenis seks itu, memiliki hak yang sama atas apapun.
- melawan fasisme atau supranasionalis. Kaum anarkis beranggapan tak ada bangsa yang melebihi bangsa lain. Semua setaraf dalam perbedaannya.
- melawan xenophobia - ketakutan dan kebencian apriori pada hal baru atau asing. Kaum anarkis melawannya sebab xenophobia bisa berkembang jadi fasisme ialah anti terhadap dan menganggap buruk semua hal dari luar.
- melawan perusakan lingkungan, habitat dan segala bentuk perusakan dan atau tindakan kekerasan terhadap semua makhluk hidup. Maka kaum anarkis menentang segala bentuk percobaan dengan hewan. Itu berarti sewenang-wenang terhadap kehidupan. Padahal, kehidupan tak bisa diciptakan manusia, harus dihargai. Maka banyak kaum anarkis yang hidup vegetarian.
- melawan perang dan 1.001 sumber, alat dan perkakasnya, misalnya militerisme. Bagi kaum anarkis, segala bentuk kekerasan atau penghancuran kehidupan adalah nista. Perang adalah sesuatu hal yang sangat tidak berguna bagi dunia dan penghuninya. Maka segala sumbernya harus segera dihapuskan.
Dengan bebrapa contoh dan kutipan diatas,apakah layak bahwa setiap tindakan kerusuhan,perusakan,dan kekerasa itu adalah tindakan anarkis.saat ini kita harus memulai membuka cara pandang kita mengenai anarkis yang notabene menggambarkan sesuatu yang negatif dan menakutkan yang disebabkan oleh media masa dan seorang figur masyarakat.